Tears of the heart
Biar relungku kutinggalkan dalam kehampaan
Mengejar tangisan yang terus mengalir tiada batas
Air mata yang menggenang bagaikan kebun bunga bermekaran
Air mataku, karena dirimu
Jangan kau lupa seberapa aku mencoba
Merengkuh tubuhmu dalam dekapan namun yang ku dapat hanyalah bayangan
Menggenggam tanganmu yang serasa begitu jauh bagaikan air genangan
Dan kau adalah salah satu kenangan
Senyum yang kau tampakkan adalah palsu
Bahkan tawa yang kau dendangkan hanya berupa kebohongan
Kau selalu memupuk hatiku dengan kerindangan
Hingga aku tak dapat membedakan penghianatan
Selamat tinggal ku ucapkan pada diriku yang bodoh
Sialan teruntuk pikiran naifku
Mudah terengkuh hanya karna bujuk rayumu
sialan aku begitu payah dalam cinta
Hingga ombak dalam mataku tak dapat tertahan
Kau adalah air mataku
Kau adalah tangisku
Kau adalah lukaku
Kau adalah goresan hatiku
Jangan terlalu berbicara maaf
Kata maaf adalah sebuah omong kosong belaka
Seperti dedaunan yang ada di hutan belantara
Maafmu hanyalah sebuah kata sementara
Hei lihat aku adalah kemunafikan dirimu
Lihat aku yang berbalut selaput luka
Lihat aku dengan gemelut duka
Pandang aku dengan mata yang terbuka
Kau adalah air mataku
Penyesalah terbesar sekaligus penghantar bahagia yang tertunda
Aku begitu berharap hingga lupa
Bahwa kau hanya pengantar pelipur lara
Mengejar tangisan yang terus mengalir tiada batas
Air mata yang menggenang bagaikan kebun bunga bermekaran
Air mataku, karena dirimu
Jangan kau lupa seberapa aku mencoba
Merengkuh tubuhmu dalam dekapan namun yang ku dapat hanyalah bayangan
Menggenggam tanganmu yang serasa begitu jauh bagaikan air genangan
Dan kau adalah salah satu kenangan
Senyum yang kau tampakkan adalah palsu
Bahkan tawa yang kau dendangkan hanya berupa kebohongan
Kau selalu memupuk hatiku dengan kerindangan
Hingga aku tak dapat membedakan penghianatan
Selamat tinggal ku ucapkan pada diriku yang bodoh
Sialan teruntuk pikiran naifku
Mudah terengkuh hanya karna bujuk rayumu
sialan aku begitu payah dalam cinta
Hingga ombak dalam mataku tak dapat tertahan
Kau adalah air mataku
Kau adalah tangisku
Kau adalah lukaku
Kau adalah goresan hatiku
Jangan terlalu berbicara maaf
Kata maaf adalah sebuah omong kosong belaka
Seperti dedaunan yang ada di hutan belantara
Maafmu hanyalah sebuah kata sementara
Hei lihat aku adalah kemunafikan dirimu
Lihat aku yang berbalut selaput luka
Lihat aku dengan gemelut duka
Pandang aku dengan mata yang terbuka
Kau adalah air mataku
Penyesalah terbesar sekaligus penghantar bahagia yang tertunda
Aku begitu berharap hingga lupa
Bahwa kau hanya pengantar pelipur lara
with love,
bloom



Komentar
Posting Komentar