–everything goes.
Ada kalanya laut tidak akan setenang saat matahari tenggelam.
Ada kalanya langit tidak menderu saat hujan menyerang.
Ada kalanya pula ketika bunyi petir mengerang saat hatimu terasa seperti dihantam karang.
Kau tahu ada satu bagian indah yang menunggu saat kita hanya menatap langit; tentang pikiran melayang. Manis beserta pahit yang menguar. .
Ketika satu sisi bila kulihat dari sudut mataku, kau tersenyum bagai penenang. Kata penyejuk mu adalah tentang semuanya akan berlalu.
Mau bilang hidup beserta rasa sakit itu adalah hal yang wajar dan kamu berbicara dengan lesung pipi mu yang dalam saat matamu berbinar terang diterpa sinar bulan.
Semuanya membuat aku tenang.
Kau berbicara ditengah purnama ketika aku bertanya siapakah dirimu. Kau pun menjawab jika dirimu adalah sang anak bulan.
Lalu kau memetik serbuknya untuk diberikan padaku sebagai pengobat rasa sakit.
Tidak apa bila aku tidak memiliki mimpi karena hidup yang penting adalah bahagia dengan yang kita jalani. Tidak apa bila aku hanya melihatmu dari jauh berpisah langkah, kau akan tetap meraihku walau dalam bayang.
Mungkin hari ini kau membuat kesalahan yang sama dengan yang lalu-tak apa. Meskipun kamu melalui pengulangan sebanyak 134340 kali asal jiwamu tidak sekarat, kau masih baik-baik saja.
Kau selalu berbisik diriuknya air saat hujan turun bahwa semua akan baik-baik saja.
Tidak sakit maupun sekarat.
ps: //.. u are strong, u are wise
u r worth beyond d thousand reasons why..//
with love,
bloom.
.jpg)


Komentar
Posting Komentar