Please, don't be mad.

 


Tampaknya dunia ini dikuasai amarah

Tak ada yang tersisa kecuali amarah

Ada puluhan ribu alasan untuk mengamuk

Tapi ada beratus ribu alasan untuk menahannya


Jika dinyatakan dengan dunia, amarah mengambil hampir seluruhnya. Dunia ini butuh peredam diantara kepulan api membara, apakah bisa?


Aku bisa marah, kau juga begitu. 

Tetapi sadarlah, bukankah amarah merusak kehidupan orang lain? 


Seseorang terluka oleh tindakan orang lain, seseorang menjadi marah karena ucapan dan perilaku orang lain

Lalu gertakan yang kita lakukan akan menyiutkan hati orang lain? Sadarkah mulut kita adalah bilah tajam?


Apa aku salah untuk mengkritik? Setiap kritikan yang kuberi, kau membalasnya dengan amarah. Kau mengataiku sial sial sial.

Kuberi kau banyak waktu untuk berpikir namun otak yang kau punyai tidak dipakai dengan cermat, kau melakukannya lagi sayang.


Kau marah, mengamuk lalu menghina.

Ada banyak hati yang kau lukai hanya dengan amarahmu. Oh, lakukan sesukamu dengan kemarahan yang kau punya, biar hatimu dipenuhi dengan makian dan aku akan dengan senang hati menutup telinga.




with love,

bloom.

Komentar

Postingan Populer